Bagi anda yang ingin belajar ajian meringankan tubuh tentu butuh mantra
mempercepat gerakan tubuh dengan salah satu amalan ilmu sapu angin
berikut karena memang ada banyak cara untuk membuat gerakan fisik kita
menjadi lebih cepat berkali lipat dari gerakan pada umumnya, salah
satunya dengan mengamalkan ajian sapu angin yang berguna bagi anda untuk
melatih indera ke enam sekaligus memantapkan bagaimana cara mempercepat
gerakan untuk sebuah jurus bela diri yang tangguh.
Dalam mengamalkan ilmu ini selain dengan melatih gerakan secara rutin diperlukan pula lelaku untuk melengkapi keilmuan supaya lebih lengkap dalam mendalaminya. Yaitu dengan ritual puasa mutih sebagai syarat utama apabila hendak mempelajari ajian ini.
Sebenarnya pada kesempatan terdahulu sudah pernah kita bahas mengenai ilmu serupa di blog www tersakti com ini namun mungkin anda ketinggalan tidak membacanya maka dapat membuka tautan berikut: http://blogtersakti.blogspot.com/
Adapun langkah-langkah menguasai ilmu diatas adalah memenuhi syarat utamanya, yaitu puasa dan hafal bacaan mantra atau doa sebagai rapalan dalam menggunakan keilmuan ini. Berikut ini urutan belajar ilmu mempercepat gerakan badan.
Tata cara belajarnya adalah sebagai berikut:
Dalam mengamalkan ilmu ini selain dengan melatih gerakan secara rutin diperlukan pula lelaku untuk melengkapi keilmuan supaya lebih lengkap dalam mendalaminya. Yaitu dengan ritual puasa mutih sebagai syarat utama apabila hendak mempelajari ajian ini.
Sebenarnya pada kesempatan terdahulu sudah pernah kita bahas mengenai ilmu serupa di blog www tersakti com ini namun mungkin anda ketinggalan tidak membacanya maka dapat membuka tautan berikut: http://blogtersakti.blogspot.com/
Adapun langkah-langkah menguasai ilmu diatas adalah memenuhi syarat utamanya, yaitu puasa dan hafal bacaan mantra atau doa sebagai rapalan dalam menggunakan keilmuan ini. Berikut ini urutan belajar ilmu mempercepat gerakan badan.
Tata cara belajarnya adalah sebagai berikut:
- Puasa mutih 7 hari dimulai hari Senin atau Kamis dengan niat puasa membaca: NAWAITUS SHAUMA LILLAHI TA’ALA
- Pada hari ketujuh melakukan pati geni (tidak makan, minum dan tidur) sehari semalam dan berbuka pada jam 06.00 pagi.
- Selama berpuasa ayat dibaca 7 kali setiap selesai sholat fardhu.
- Setelah selesai menjalankan puasa, pada hari-hari biasa baca 3 kali setelah selesai sholat subuh dan maghrib
- Untuk menjalankan ajian ini maka cara menggunakannya adalah ayat dibaca 3 kali di depan rumah saat akan bepergian.
Ayatnya sebagai berikut: WA LAQOD AATAINA DAWUUDA MINNA FADL-LA YAA JIBAALU AWWIBI MA’AHU WATH THOIRO WA ALANNAA LAHUL HADIID.
Ketika kita sudah melengkapi amalan diatas diharapkan dapat dengan mudah menguasai ilmu yang sudah diberikan tersebut. Namun tidak ada keharusan untuk dapat hafal dengan doa diatas karena memang ilmu itu hanya untuk orang tertentu saja yang dapat menempuh resiko dalam pengamalannya sehingga benar-benar bisa menguasai dengan sempurna.
0 komentar:
Posting Komentar